Transaksi Saham BEI

Transaksi Saham BEI, Update Hasil Perkembangannya Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) segera memulai transaksi saham hari ini, Senin 12 April 2021. Analis wejangan tiga saham perusahaan punya pemerintah untuk diakumulasi. Saham emiten punya pemerintah itu antara lain PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) dan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA). Kalau kalian bisa ingin menghasilkan uang dari permainan bursa saham ini kami sarankan anda untuk mendapatkan hasil modal besar, contoh saja dari sbobet88 casino.

Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bakal menguat pada perdagangan hari ini, Senin 12 April 2021. Diketahui, IHSG ditutup terkoreksi lumrah 0,02% di level 6.070,21 pada perdagangan Jumat (9/4). Nafan prediksi IHSG bakal naik pada hari ini. Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance maksimum berada pada 6.027,60 hingga 6.114,21. Berdasarkan indikator, kata Nafan, MACD tetap tunjukkan isyarat negatif. Meskipun demikian, Stochastic dan RSI berada di tempat netral. Bagi kalian yang belum berani untuk mengambil resiko besar, ada juga bentuk saham property dengan jangka panjang yang menguntungkan.

“Di sisi lain, tetap keluar adanya pola three advancing soldiers candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG supaya berpeluang menuju ke resistance terdekat kedepannya,” ujarnya dalam riset.

Rekomendasi Investor Bursa Saham Indonesia (BEI) Untuk Membantu Transaksi

Transaksi Saham BEI

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Pergerakan harga saham IPCC sudah menguji garis MA 10 supaya kesempatan terjadinya penguatan sekurang-kurangnya menuju ke level resistance pertama tetap terbuka lebar. Nafan tunjukkan akumulasi saham IPCC pada tempat Rp 580 – Rp 600, dengan obyek harga secara bertahap di level Rp 620, Rp 710, Rp 820 dan Rp 1.000. Support saham IPCC: Rp 570 & Rp 530. (RoE: -4.27%; PER: -24.55x; EPS: -24.24; PBV: 1.06x; Beta: N/A).

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM)

Pergerakan harga saham BJTM sudah menguji garis MA 10 supaya kesempatan terjadinya penguatan sekurang-kurangnya menuju ke level resistance pertama tetap terbuka lebar. Ia menganjurkan akumulasi saham BJTM pada tempat level Rp 775 –Rp 785, dengan obyek harga secara bertahap di level Rp 805, Rp 825, Rp 855, Rp 920 dan Rp 985. Support saham BJTM: Rp 775 & Rp 755. (RoE: 14.78%; PER: 7.98x; EPS: 98.39; PBV: 1.18x; Beta: 1.5).

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA)

Pergerakan harga saham GIAA sudah menguji garis MA 10 supaya kesempatan terjadinya penguatan, sekurang-kurangnya menuju ke level resistance pertama tetap terbuka lebar. Nafan menganjurkan akumulasi saham GIAA pada tempat level Rp 336 – Rp 340, dengan obyek harga secara bertahap di level Rp 350, Rp 360, Rp 382 dan Rp 404. Support saham GIAA: Rp 332 & Rp 316. (RoE: 197.86%; PER: -0.41x; EPS: -825.43; PBV: -0.81x; Beta: 2.19).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *